Misteri 3 PR
Suatu hari, seorang anak perempuan mengerjakan PR dari guru, dari kelas, dari sekolah, dari kurikulum yang baru saja ditetapkan: “Adab dan Peradaban”. Di sana ada 3 PR. PR pertama, pelajaran Antropologi yang terhitung luas akan sosial, budaya, politik; yang kesemuanya dibalut sejarah. Perihal sistem sosial misoginis jahiliyah, anak perempuan adalah aib yang semerta-merta bisa saja menempelkan tai di wajah keluarga. Maka pencekokan mati untuk hidupnya anak perempuan adalah cara pembersihan tai yang paling ampuh, cepat; Juga budaya yang menjunjung self-improvement atau malah perternakan, bahwa perempuan harus dipingit adat bagai burung dalam kurung, hingga datangnya pembeli yang berani membayar untuk sebuah pernikahan yang bukan, belum berarti bebas atas kurung entah murung; Hingga, politik, terkesan begitu keji untuk tujuan terpuji. Kata Jugun Ianfu itu disiram basah mani, keringat, air mata, darah, dan percik kencing penjajah yang tak peduli itu kemanusiaan atau hanya sebatas...